RBP-Propolis
837
post-template-default,single,single-post,postid-837,single-format-standard,bridge-core-1.0.4,ajax_fade,page_not_loaded,,qode-title-hidden,qode_grid_1300,footer_responsive_adv,qode-theme-ver-18.0.9,qode-theme-bridge,qode_header_in_grid,wpb-js-composer js-comp-ver-5.7,vc_responsive

RBP Propolis

RBP Propolis (RBP) adalah produk propolis cair yang diolah dari PROPOLIS HIJAU BRASIL (Propolis terbaik dunia) dengan NANOTEKNOLOGI. Ukuran partikel Propolis dalam RBP Proplis sangat kecil (12 nano meter), sehingga lebih cepat diserap oleh tubuh dan menghasilkan efek yang lebih cepat dan lebih maksimal oleh setiap tubuh.

Propolis dihasilkan Oleh lebah madu, Berupa campuran antara air liur lebah (enzim lebah) dengan lilin (lilin), balsam, minyak, polen dan resin (getah tanaman). Propolis bekerja melindungi sarang lebah dari angin dan angin, juga untuk mensterilkan sarang dari virus, bakteri dan jamur.

Brazilian Green Propolis dihasilkan oleh lebah Africanized (jenis lebah penghasil propolis kuat) yang menghimpun resin dari tanaman Bacharis dracunculifolia dan Dalbergia sp yang memiliki kandungan Bioflavonoids tinggi.

ZAT AKTIF DALAM BRAZILIAN GREEN PROPOLIS

Mengandung lebih dari 180 fitokimia (Vitamin, Mineral, 16 jenis Asam Amino esensial). Beberapa di antaranya adalah Flavonoid dan berbagai turunan Asam Orbanat, Fitosterol dan terpenoids yang terbukti memiliki sifat Anti Inflamatori, Antimikrobial, Antihistamin, Antimutagenik, dan Antialergi.

Flavonoid (Bioflafanoid)
  • Mengandung sejumlah komponen anti viral, anti bakteri, anti inflamasi dan dapat meningkatkan imunitas serta turut menumbuhkan jaringan.
  • Bersifat sebagai anti oksidan kuat yang sangat baik untuk melawan radikal bebas dan mencegah kanker dan beberapa penyakit degeneratif lainnya seperti jantung koroner, diabetes dan strok.
  • Berperan langsung sebagai antibiotik dengan cara mengganggu fungsi mikroorganisme.
  • Baik untuk pengobatan asma, katarak, encok atau rematik, migrain dan wasir.
Artepilin C

Artepilin C adalah golongan senyawa fenolik yang merupakan kandungan utama dalam Brazilian Green Propolis ini memiliki peran besar sebagai anti tumor.

Quercetin

Quercetin berfungsi sebagai anti oksidan kuat, anti inflamasi, serta melindungi struktur sel, menghambat pertumbuhan sel kanker, mencegah pengerasan arteri dan memperkuat pembuluh darah kapiler.

PROPOLIS ATASI LEBIH DARI 30 JENIS PENYAKIT

Berdasarkan uji klinis maupun empiris, Propolis mampu mengatasi lebih dari 30 jenis penyakit (Trubus edisi 482 Januari 2010):

  • Stroke,
  • Migrain,
  • Influenza,
  • TBC,
  • Hipertensi,
  • Batu Ginjal,
  • Gagal Ginjal,
  • Prostat,
  • Asam Urat,
  • Reumatik,
  • Hipertiroid,
  • Leukemia,
  • Kanker Nasofaring,
  • Tumor Payudara,
  • Kista Endometriosis,

  • Demam Berdarah,
  • Herpes zoster,
  • Jantung Koroner,
  • Diabetes Melitus,
  • Hepatitis B,
  • Maag,
  • Infertilitas,
  • Astenoteratozoosermia,
  • Osteoporosis
  • Kolesterol,
  • Ambeien,
  • Asthma
  • Anemia,
  • Tifus,

Keampuhan  Brazilian  Green Propolis dalam mengatasi berbagai jenis penyakit terutama karena senyawa antioksidan dan imunomodulator yang dikandungnya. Antioksidan mengatasi radikal bebas, sedangkan imunomodulator meningkatkan sistim kekebalan tubuh.

KHASIAT & MANFAAT
  • Meningkatkan daya tahan tubuh (sangat baik untuk penderita HIV/AIDS)
  • Berfungsi sebagai anti jamur, anti bakteri, anti virus dan anti inflamasi untuk penderita HIV/AIDS)
  • Memiliki aktivitas anti kanker dan anti tumor
  • Menormalkan gula darah pada penderita diabetes
  • Mempercepat penyembuhan luka gangrene, luka bakar, tukak lambung dan luka-luka pada umumnya.
  • Membantu mengatasi ketergantungan pada obat-obatan
SARAN KONSUMSI & PENYAJIAN

Teteskan RB Propolis ke dalam ¼ gelas air putih dan aduk hingga rata, dengan dosis :

  • Dewasa: 3 – 5 tetes, 1 – 3 kali sehari (pemeliharaan) dan 7 – 10 tetes, 3 – 5 kali sehari (penyembuhan).
  • Anak-anak : 1 – 3 tetes, 1 – 3 kali sehari.

Untuk penyembuhan luka luar, oleskan RBP Propolis secara merata pada bagian tubuh yang luka/sakit.

HEALING CRISIS / DETOKSIFIKASI

Konsumsi propolis mungkin bisa menimbulkan apa yang disebut Healing Crisis, yaitu munculnya sejumlah gejala yang bisa berupa rasa pusing, mual, demam, muntah-muntah, sering buang air besar/ kecil, banyak berkeringat dan lain sebagainya yang merupakan bagian dari proses penyembuhan dan biasanya berlangsung beberapa hari saja.

APAKAH PROPOLIS AMAN DIKONSUMSI ?

Propolis memiliki tingkat toksisitas yang sangat rendah sehingga aman dikonsumsi dalam jangka panjang dan tidak menimbulkan kerusakan pada darah, organ hati dan ginjal.

MENGAPA HARUS RBP PROPOLIS ?
  • Bahan bakunya Propolis Hijau Brasil yang merupakan propolis terbaik di dunia,
  • Kaya akan mengandung Flavonoid dan komposisi unik Artepillin C, Quercetin, APEC sehingga dianggap sebagai PROPOLIS PREMIUM,

Menghindari efek yang lebih cepat akibat partikel propolisnya karena nano (12 nm) jadi lebih mudah diserap oleh maksimal oleh tubuh.